×

blog/waspada-teknologi-kamera-etle-nantinya-bisa-deteksi-sim-pengendara-112022

Waspada, Teknologi Kamera ETLE Nantinya Bisa Deteksi SIM Pengendara

01 Des 2022

Saat ini teknologi kamera ETLE kabarnya tengah dikembangkan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Nantinya, kamera ETLE akan semakin canggih karena dapat mendeteksi pengendara yang tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Pengembangan teknologi kamera ETLE ini merupakan bagian dari upaya untuk memaksimalkan penindakan terhadap seluruh pengendara yang melakukan pelanggaran aturan lalu lintas di jalan. Lantas, akan secanggih apa teknologi tersebut?

 

Menggunakan fitur face recognition

Dikutip dari Kompas.com, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Pol Latif Usman menjelaskan, pendeteksian tersebut akan dilakukan melalui fitur face recognition.

Baca juga: Pelat RF Akan Ditertibkan Kapolri Demi Kenyamanan di Jalan

"Jadi nanti akan berkembang dengan 'face recognition', jadi menangkap wajah, namanya siapa alamatnya dimana, punya SIM atau tidak, nanti bisa terdeteksi," kata Latif.

Menurut Latif, untuk mengaplikasikan fitur face recognition pihaknya akan menjalin kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) sebagai pemegang database kependudukan.

Namun, sejauh ini belum bisa dipastikan kapan teknologi kamera ETLE tersebut bisa diterapkan. Polda Metro Jaya sendiri saat ini sudah memiliki 57 titik kamera ETLE statis dan 10 kamera ETLE mobile

Baca juga: Lokasi Kamera ETLE di Jakarta, Ada Dimana Saja?

Nah, buat kamu yang belum tau, berikut perbedaan kamera ETLE statis dan ETLE mobile.

 

ETLE statis

Kamera ETLE statis merupakan kamera yang ditempatkan pada titik strategis tertentu, seperti lampu lalu lintas atau persimpangan jalan. 

Kamera tersebut akan merekam pelanggaran lalu lintas yang terjadi dan akan ditinjau kembali oleh petugas di Management Traffic Center.

 

ETLE mobile

ETLE mobile memiliki fungsi yang sama seperti ETLE statis, yaitu untuk merekam berbagai pelanggaran yang dilakukan para pengendara kendaraan bermotor. 

Baca juga: Dimulai Dari Operasi Simpatik, Bagaimana Aturan Penghapusan Tilang Manual?

Perbedaannya terletak pada posisi penempatannya saja. Jenis ETLE yang satu ini ditempatkan di kendaraan patroli petugas kepolisian. 

Jadi, ETLE mobile bersifat dinamis karena pergerakannya terus berubah dari satu tempat ke tempat lain, mengikuti area patroli petugas terkait.

Teknologi kamera ETLE statis maupun mobile memiliki kesamaan, keduanya dapat merekam berbagai jenis pelanggaran lalu lintas, seperti pelanggaran batas kecepatan, menggunakan ponsel ketika berkendara, hingga pengendara motor tidak mengenakan helm.

Baca juga: Bea Balik Nama Mobil Bekas Bakal Dihapus, Kapan Mulai Berlaku?

Bahkan, pengemudi yang tidak memasang sabuk pengaman dan angkutan barang over dimension overloading (ODOL) juga bisa dideteksi.

 

Cara kerja tilang elektronik

Kedua kamera tilang elektronik tersebut memiliki cara kerja yang sama. Gambar pelanggaran lalu lintas yang terekam akan disimpan dalam pusat data. 

Sistem akan mencari informasi detail pelanggar berdasarkan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) kendaraan pelanggar. 

Baca juga: Cicilan Lunas, Ini Cara Mengambil BPKB Mobil Bekas

Lalu, polisi akan mengirim surat konfirmasi tilang elektronik yang berisi foto bukti pelanggaran, lokasi dan waktu pelanggaran, jenis pasal yang dilanggar, tenggat waktu konfirmasi, dan tautan serta kode referensi ke alamat pemilik kendaraan via pos.

Surat tersebut akan dikirim selambat-lambatnya tiga hari setelah pelanggaran dilakukan.

Bila kamu melakukan pelanggaran dan mendapatkan surat konfirmasi tilang elektronik, sebaiknya jangan diabaikan apalagi sampai tidak membayar denda.

Sebab, surat-surat kendaraan bisa bermasalah. Untuk melakukan konfirmasi, bisa dilihat di surat tersebut mengenai jadwal klarifikasi ke unit ETLE masing-masing Polda.

Baca juga: Cara Mengurus STNK Mobil Bekas yang Hilang

Kemudian, kamu akan diberi waktu 8 hari untuk melakukan konfirmasi melalui website https://etle-pmj.info/id atau datang langsung ke kantor Sub Direktorat Penegakan Hukum.

Selanjutnya petugas akan menerbitkan tilang untuk pembayaran denda. Apabila denda tidak dibayar dalam kurun waktu 15 hari, maka pajak STNK akan diblokir.

Untuk besaran dendanya sendiri berkisar antara Rp 100 ribu hingga Rp 500 ribu atau berupa pidana kurungan selama 1 hingga 3 bulan, tergantung jenis pelanggarannya.

 

Cara membayar denda tilang elektronik

Membayar denda tilang bisa dilakukan dengan dua cara, yakni melalui situs kejaksaan dan transfer bank. Berikut cara membayar denda tilang elektronik melalui situs kejaksaan.

Baca juga: Cara dan Biaya Mengurus SIM A yang Hilang, Cepat Tidak Ribet!

1. Kunjungi situs https://tilang.kejaksaan.go.id/.

2. Masukkan nomor registrasi tilang atau nomor blangko atau nomor berkas tilang, lalu klik "Cari".

3. Lihat besaran denda tilang yang diberikan pihak kepolisian.

4. Klik tombol "Bayar". Lakukan konfirmasi, pastikan detail pembayaran sudah sesuai.Ada beragam platform pembayaran yang bisa kamu pilih.

5. Pastikan kamu membayar sesuai dengan jumlah denda.

Sedangkan untuk membayar melalui transfer bank, begini caranya.

1. Masukkan kartu kartu ATM dan PIN. 

2. Pilih menu Transaksi Lainnya, kemudian pilih Transfer, lalu pilih Ke Rek Bank Lain. 

3. Masukkan kode bank (002) kemudian diikuti dengan 15 angka Kode Pembayaran Tilang.

4. Masukkan nominal pembayaran sesuai jumlah denda yang harus dibayarkan. 

5. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan transaksi. 

6. Pastikan detail pembayaran sudah sesuai. 

7. Simpan struk transaksi sebagai bukti pembayaran. 

8. Jika menggunakan mobile banking, pastikan kamu menyimpan notifikasi SMS atau bukti pembayaran untuk ditukarkan dengan barang bukti yang disita.

Meski tidak sulit untuk membayar denda tilang, tentu akan lebih baik jika menghindari pelanggaran lalu lintas, bukan? Untuk itu, demi keamanan dan kenyamanan saat berkendara, yuk jadi pengemudi yang bijak dan patuhi aturan lalu lintas!

Baca juga: Dengan mobbi Certified, Bisa Dapat Mobil Bekas seperti Baru!

Untuk informasi dan tips-tips menarik lainnya, kunjungi mobbi, ya! mobbi juga bisa diakses melalui aplikasi dengan mengunduhnya di Play Store atau App Store.

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambahkan 0 Mobil

Tambahkan 1 mobil lagi untuk membandingkan