×

blog/sering-angkat-wiper-saat-parkir-ketahui-efek-negatifnya-082022

Sering Angkat Wiper Saat Parkir? Ketahui Efek Negatifnya

08 Agu 2022

Banyak yang beranggapan kalau mengangkat wiper saat parkir di bawah terik matahari merupakan salah satu cara untuk merawatnya. Karena dengan demikian, panas dari sengatan matahari yang terserap di kaca mobil tidak berdampak pada karet wiper.

Namun, benarkah hal tersebut? Kebiasaan mengangkat wiper saat parkir di bawah terik matahari memiliki efek positif dan juga efek negatif. 

Ya, hal tersebut sah-sah saja untuk dilakukan. Sebab, dari sisi teknis memang masuk logika, artinya dengan mengangkat wiper otomatis karet tidak terkena dampak panas secara ganda, yakni dari matahari langsung dan panas pantulan dari kaca. 

Baca juga: Cara Mengurus STNK Mobil Bekas yang Hilang

Namun, sebenarnya hingga saat ini belum ada penelitian resmi yang menyatakan hal tersebut memang bisa membuat karet wiper lebih awet. 

 

Efek negatif angkat wiper saat parkir

Ada efek negatif bila terlalu sering mengangkat wiper, yakni membuat wiper tidak lagi menyatu secara optimal pada permukaan kaca. Kondisi ini karena terjadi perubahan bentuk pada karet dari semula rata akan menjadi melengkung.

Per di bawah tangkai juga bisa cepat rusak dan menjadi lemah. Per tersebut berfungsi sebagai penekan wiper ke kaca mobil. Tekanan dari per ini membuat kaca wiper menapak sempurna pada kaca mobil.

Baca juga: Cara dan Biaya Mengurus SIM A yang Hilang, Cepat Tidak Ribet!

Nah, bila wiper terlalu sering diangkat, per bisa lemah dan membuat sapuan karet pada kaca mobil menjadi kurang maksimal.

Untuk itu, mengangkat wiper saat parkir sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering, apalagi sampai seharian penuh. Bila cuaca tidak panas, wiper tidak perlu diangkat. 

Kamu bisa mengakalinya dengan mengganjal antara wiper dengan kaca menggunakan sponge lentur yang tidak menghantarkan panas. Hindari pula memarkirkan mobil di lokasi yang panas.

 

Cara merawat wiper mobil

Selain cara di atas, agar wiper kamu terawat, berfungsi dengan baik dan aman dari berbagai masalah, berikut cara merawatnya.

 

Merawat bagian poros wiper

Selain karet, kamu juga harus memperhatikan poros. Bagian poros berfungsi untuk menjaga pergerakan wiper selama berkendara di musim hujan. Untuk itu, perhatikan kondisinya. Jika tampak ada masalah atau kerusakan, segera lakukan perbaikan di bengkel terpercaya.

 

Berhati-hati saat mencuci

Membersihkan dan mengelap wiper tidak bisa sembarangan dan harus hati-hati. Sebab, pada sisi permukaan karet wiper terdapat cairan khusus yang berfungsi sebagai pelindung dan pelembab.

Baca juga: Pengaruh Ganti Velg Mobil Jadi Lebih Besar dari Standar

Pastikan saat membersihkan wiper, lap yang kamu gunakan tidak menghilangkan cairan tersebut.

 

Siram air bersih

Cara merawat wiper selanjutnya adalah dengan menyiramnya menggunakan air bersih. Cukup bilas wiper dengan air bersih dan bersihkan dari kotoran atau debu yang menempel.

 

Hindari menggunakan sabun cuci kendaraan atau menggunakan lap untuk mengeringkannya karena berpotensi menghilangkan cairan khusus yang ada pada wiper.

 

Isi cairan wiper

Bagian dalam wiper juga harus dirawat. Perawatan pada bagian ini dilakukan dari ruang mesin. Di sana, terdapat sebuah tangki khusus untuk cairan pembersih kaca mobil yang biasanya diisi dengan air biasa.

Baca juga: Arti Marka Jalan dan Fungsinya, Pengemudi Harus Tahu!

Namun untuk menjaga performanya, kamu bisa mengisinya dengan cairan pembersih khusus produk wiper. Cairan tersebut bisa melicinkan bagian kaca sehingga pergerakan wiper lebih mulus dan tidak tersendat, serta menghindarkan kaca dari goresan wiper.

 

Rutin mengganti wiper

Wiper merupakan komponen dengan jangka waktu pemakaian setahun, sehingga meskipun telah melakukan perawatan, wiper tetap harus diganti secara berkala.

Setelah satu tahun digunakan, kondisi wiper harus dicek secara menyeluruh. Apabila timbul suara decit saat digunakan atau karet yang terlihat getas, artinya wiper harus diganti dengan yang baru.

Baca juga: Warna Mobil Paling Laku Jadi Faktor Penentu Harga Jual?

Melakukan penggantian wiper bisa dilakukan pada karetnya saja atau juga bagian dudukannya, tergantung kondisi dari wiper itu sendiri. Agar lebih pasti, kamu bisa mengeceknya di bengkel terpercaya.

Pastikan saat menggantinya kamu tidak salah pilih ukuran, ya. Sebab, ukuran wiper bisa berbeda-beda tergantung jenis mobilnya dan ukuran wiper yang tidak pas bisa membuatnya tidak maksimal saat menghapus air atau kotoran pada kaca.

Untuk mengukurnya, kamu bisa menggunakan penggaris untuk mengukur dari ujung ke ujung karet atau blade wiper. Atau kamu bisa konsultasikan ke orang terpercaya biar nggak salah pilih.

Baca juga: Cara Lapor Samsat Usai Jual Mobil, Mudah Loh!

Nggak sulit kan ternyata merawat wiper? Jadi, nggak ada lagi alasan untuk tidak merawatnya, ya. Selain wiper, lakukan juga perawatan secara menyeluruh agar performa mobil semakin ciamik dan harganya tetap stabil ketika hendak menjualnya suatu hari. 

Lebih untung lagi kalau jualnya di mo88i (baca: Mobi). Soalnya, penilaian mobil dilakukan secara profesional dan akurat, sehingga kamu dijamin mendapat penawaran harga terbaik sesuai dengan kondisi mobil kamu. 

Jadi, semakin baik kondisi mobil kamu, semakin cuan juga, deh! Proses jual mobil di mo88i juga mudah dan cepat. Spesial Agustus 2022, kamu juga bisa dapetin cashback hingga Rp 5 juta. 

Baca juga: Telat Ganti Oli Mobil akan Berbahaya, Cek Segara Jadwal Ganti Oli Mobilmu

Tunggu apalagi? Yuk jual mobil di mo88i sekarang! Kamu juga bisa mengakses mo88i melalui smartphone dengan mengunduhnya di Playstore atau Appstore.

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambahkan 0 Mobil

Tambahkan 1 mobil lagi untuk membandingkan