×

blog/pelat-rf-akan-ditertibkan-kapolri-demi-kenyamanan-di-jalan-112022

Pelat RF Akan Ditertibkan Kapolri Demi Kenyamanan di Jalan

02 Nov 2022

Saat berkendara di jalan raya, kamu mungkin sering menemui mobil dengan pelat RF seliweran. Mobil dengan pelat tersebut kerap dijuluki pelat dewa. Munculnya julukan tersebut bukan tanpa alasan. 

Hal ini karena kode RF digunakan sebagai pelat mobil pejabat negara, di antaranya adalah pejabat TNI, Polri, serta Instansi Pemerintahan pejabat eselon I, eselon II, dan eselon III.

Baca juga: Cara Mendapatkan Pelat Nomor Putih untuk Mobil Bekas

Ya, selain digunakan untuk melambangkan daerah tempat kendaraan, Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor juga digunakan untuk menandakan jenis kendaraan.

 

Macam-macam pelat nomor RF

Umumnya, pelat nomor RF ini diikuti oleh satu huruf tambahan sebagai kode yang mewakili instansi tertentu. Berikut daftarnya.

1. RFS merupakan singkatan dari Reformasi Sekretariat Negara yang menunjukkan bahwa kode ini dikhususkan untuk nomor polisi kendaraan pejabat negara. Pelat RFS ini diperuntukkan bagi kendaraan pejabat negara eselon I (setingkat Direktur Jenderal di kementerian)

2. RFO, RFH, dan RFQ berarti diperuntukkan untuk kendaraan pejabat negara eselon II (setingkat Direktur di kementerian). RFH sendiri kepanjangan dari Reformasi Hukum (kendaraan petinggi departemen pertahanan dan keamanan)

3. RFP sendiri kepanjangan dari Reformasi Polisi. Kode ini diperuntukkan bagi pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI)

4. RFD merupakan singkatan dari Reformasi Darat. Kode ini diperuntukkan bagi kendaraan milik pejabat TNI Angkatan Darat (AD)

5. RFL merupakan singkatan dari Reformasi Laut. Kode ini diperuntukkan bagi kendaraan para pejabat TNI Angkatan Laut (AL)

6. RFU merupakan singkatan dari Reformasi Udara. Kode ini diperuntukkan bagi kendaraan milik pejabat TNI Angkatan Udara (AU)

 

Akan ditertibkan Kapolri

Meski merupakan pelat nomor khusus, tidak dibenarkan jika kendaraan dengan kode RF mendapat perlakuan istimewa di jalan, sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 Pasal 134 dan 135 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Baca juga: Dimulai Dari Operasi Simpatik, Bagaimana Aturan Penghapusan Tilang Manual?

Dalam UU tersebut, ada tujuh golongan kendaraan yang bisa mendapatkan prioritas dalam penggunaan jalan. Kendaraan dengan pelat nomor RF bisa mendapatkan prioritas dengan catatan kendaraan tersebut sedang dalam pengawalan polisi lalu lintas atau voorijder.

Sedangkan jika tidak dalam pengawalan, maka tidak berhak mendapatkan prioritas. Tapi sayangnya, aturan tersebut kerap tidak diindahkan.

Para pemilik pelat mobil pejabat negara ini seringkali bersikap arogan dan tidak menghormati para pengguna jalan lainnya. Akibatnya, timbul sejumlah keluhan dan stigma negatif.

Baca juga: Bea Balik Nama Mobil Bekas Bakal Dihapus, Kapan Mulai Berlaku?

Hal tersebut membuat Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengambil langkah untuk membenahi penggunaan pelat mobil pejabat negara tersebut. Listyo Sigit menyampaikan, pihaknya akan melakukan perbaikan dan mengkaji ulang penggunaannya. 

Langkah ini juga merupakan upaya untuk mengembalikan tingkat kepercayaan publik serta menghilangkan persepsi dan stigma negatif institusi Polri di masyarakat. 

 

Pelat nomor cantik

Sebenarnya, masyarakat bisa meminta pelat dengan kode RF, dengan kata lain memesan pelat nomor cantik. 

Hal ini tertuang dalam PP No. 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Terdapat perbedaan antara pelat RF untuk warga sipil dan pejabat. Pelat nomor khusus berkode RF untuk pejabat diawali dengan angka 1 dan terdiri dari 4 digit. 

Baca juga: Apa Bedanya Mobil Listrik dan Mobil Hybrid?

Sedangkan pelat RF untuk sipil, diawali dengan angka selain 1 untuk pelat yang mempunyai 4 digit nomor, serta bisa saja mempunyai 3, 2 bahkan 1 digit angka saja.

Perbedaan lainnya ada pada masa berlakunya, pelat RF untuk pejabat hanya berlaku selama 1 tahun, berbeda dengan pelat RF untuk warga sipil yang masa berlakunya hingga 5 tahun seperti pelat sipil lain pada umumnya.

Nah, jika kamu tertarik untuk memesan pelat nomor tersebut, pastikan bukan untuk mendapatkan eksklusivitas, ya. Ingat, semua pengendara memiliki hak yang sama, kecuali kendaraan prioritas yang diatur dalam undang-undang. Yuk jadi pengendara yang bijak!

Baca juga: Lokasi Kamera ETLE di Jakarta, Ada Dimana Saja?

Untuk informasi dan tips-tips menarik lainnya, kunjungi mobbi, ya! mobbi juga bisa diakses melalui aplikasi dengan mengunduhnya di Play Store atau App Store.

 

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambahkan 0 Mobil

Tambahkan 1 mobil lagi untuk membandingkan