×

blog/mengenal-bridgestone-jembatan-batu-penghubung-dunia-012023

Mengenal Bridgestone, ‘Jembatan Batu’ Penghubung Dunia

20 Jan 2023

Nama Bridgestone pasti sudah tidak asing lagi, apalagi jika kamu adalah penikmat otomotif atau berkecimpung di dalamnya. 

Bridgestone adalah sebuah produsen ban terkemuka yang berdiri sejak 1931 di Kurume, Fukuoka, Jepang.  Namanya sendiri diambil dari surname pendirinya yaitu Shojiro Ishibashi. Ishibasi secara harfiah berarti jembatan batu.

Baca juga: Pengaruh Ganti Velg Mobil Jadi Lebih Besar dari Standar 

Untuk mencapai titik sekarang, perjalanan yang ditempuh tidaklah mudah, namun tetap menjadi inspirasi bagi banyak orang.

 

Jatuh bangun Bridgestone sebagai produsen ban unggul

Dalam sejarahnya, perusahaan ini sempat mengalami kesulitan produksi karena sangat bergantung pada teknologi dari Eropa dan Amerika Utara. 

Walau terkendala di teknologi, produksi dan penjualan, namun sang pemilik tetap bertekad untuk memproduksi ban dengan menggunakan sebanyak mungkin teknologi Jepang.

Baca juga: Tarif Ojol dan AKAP Naik Akhir Pekan ini, Berapa Besarannya?

Hingga pada akhirnya, perusahaan ini berkembang baik dari segi produksi dan kualitas produk, sehingga bisa melebarkan sayapnya baik di Jepang maupun di luar Jepang. 

Memiliki misi “Melayani Masyarakat Dengan Kualitas Unggul”, tampaknya perusahaan ini telah sukses mencapai tujuannya dan terus berusaha jadi lebih baik. 

Di Indonesia sendiri, Bridgestone Tire Indonesia didirikan pada 8 September 1973. Kepemilikannya sepenuhnya dipegang oleh Bridgestone Corporation.

Baca juga: Detail Kenaikan Harga BBM dan Dampaknya di Masyarakat 

Perusahaan ini berperan mendistribusikan ban dengan mereknya untuk tube, ban dalam, truk light dan vans, forklift, truk komersial dan bus serta mobil penumpang. 

Pada 1 Oktober tahun 1975, pabrik Bridgestone di Bekasi memproduksi ban pertamanya untuk ban truk dan bis. Lalu pada Januari 1976, mulailah produksi dan pemasaran secara komersial yang dilakukan dengan jalur keagenan di seluruh dunia. 

Sampai sekarang, jumlah agen dan sub agen di seluruh Indonesia jumlahnya mencapai 42. Pada 5 Februari, perusahaan akhirnya diresmikan oleh Menteri Perindustrian Republik Indonesia dan Gubernur Provinsi Jawa Barat. 

Pada tahun 1980, perluasan pabrik tahap ke-2 selesai dikerjakan, sehingga kapasitas produksi meningkat. 

 

Corporate Social Responsibility: bentuk tanggung jawab Bridgestone pada masyarakat

Sebagai perusahaan yang besar, Bridgestone juga menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat sekitar dengan membuka Loka Latihan Keterampilan Bridgestone (ILKBS) pada Januari 1982. 

Baca juga: Tips Mendapatkan Cicilan Ringan Saat Beli Mobil Bekas

LLKBS membantu masyarakat di bidang pendidikan, khususnya untuk para lulusan Sekolah Teknik Menengah (STM) pada saat itu agar bisa dipersiapkan menjadi karyawan yang siap kerja. 

Dari Program pelatihan ini, hingga tahun 2005 telah hadir 24 angkatan dengan total siswa sebanyak 516 orang dan sudah dinyatakan lulus 468 orang, serta menjadi karyawan BSIN sebanyak 236 orang. 

Tidak sampai di situ, perusahaan ini juga membentuk jaringan Toko Model (TOMO) untuk memperkuat pemasaran dalam lingkup domestik di Indonesia. Sampai sekarang, sudah ada 283 total TOMO di seluruh Indonesia.

Baca juga: Cara Mengetahui Pajak Kendaraan Diblokir Saat Beli Bekas 

TOMO tidak hanya sekedar toko yang menjual ban, tapi juga diberikan binaan dengan berbagai metode.

Contohnya adalah training, seminar tentang pengetahuan ban, informasi teknologi ban, bagaimana cara pemasarannya, sehingga toko bisa melayani konsumen dengan baik dan sesuai kebutuhan.

 

Kerja keras yang membawa Bridgestone ke puncak

Atas kerja kerasnya, Bridgestone pun mendapatkan sertifikasi dan akreditasinya, antara lain :

1. Sertifikat Kecelakaan Nihil atau Zero Accident Certificate dari Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia (1994)

2. Sertifikat Mutu ISO 9002 dari Lloyd’s Register Quality Assurance Limited, Inggris (1995)

3. Akreditasi Mutu ISO 9001 & QS 9000 (1997)

4. Akreditasi Mutu ISO/TS-16949 (2004)

5. Sertifikasi Rekomendasi dari LRQA (Lloyd's Register Quality Assurance) (External Audit) (2011)

6. Sertifikasi dan Adopsi Occupational Health & Safety Management System 2007 (OHSAS :2007) 

 

Perusahaan raksasa, Bridgestone tetap mengedepankan kesehatan lingkungan

Perusahaan juga memiliki misi lingkungan yang bertujuan untuk memastikan lingkungan yang sehat untuk generasi mendatang yang dirangkum dalam tiga tujuan utama:

1. Bersikap harmonis dengan alam

2. Nilai sumber daya alam

3. Kurangi Co2 dan emisi signifikan lainnya

Dengan adanya tujuan tersebut, tahun 2014 perusahaan ini melakukan kampanye ECOPIA GO INDONESIA. Kampanye ini adalah sebuah pembuktian bahwa ban Ecopia hemat bahan bakar. 

Ecopia sendiri adalah ban yang didesain khusus ‘Eco Friendly’. Selain itu ban ini juga bisa menghemat energi, sehingga bisa menghemat biaya juga.

Baca juga: Fitur dan Harga Toyota Innova Hybrid yang Bakal Meluncur

Eco Friendly, dengan hambatan gulir rendah yang dapat menurunkan emisi CO2 yang membuat ban ini ramah untuk lingkungan, sehingga baik untuk kehidupan masyarakat dan generasi masa depan. 

Dari ulasan di atas dapat dipelajari bahwa secanggih apapun teknologi yang ada saat ini, adalah sebaik-baiknya jika menggunakannya untuk menjaga lingkungan agar tetap asri. 

Sama halnya dengan memilih mobil. Selain memepertimbangkan kebutuhan, ada baiknya kamu memasukkan Value Eco Friendly sebagai pertimbangan agar sama sama menjaga lingkungan.

Mobil LCGC bisa menjadi pilihan yang tepat, mengingat mobil tersebut dirancang agar lebih ramah lingkungan.  nggak perlu bingung harus beli di mana, di mobbi kamu bisa menemukan berbagai pilihan mobil, termasuk LCGC.

Baca juga: 5 LCGC Terlaris September 2022, Toyota Calya Masih Unggul!

Yuk kunjungi mobbi sekarang! Unduh  mobbi di Appstore dan Playstore untuk mendapatkan banyak referensi mobil yang kamu butuhkan. Informasi di mobbi lengkap dan beragam sehingga memudahkanmu mencari mobil impian sesuai dengan budget.

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambahkan 0 Mobil

Tambahkan 1 mobil lagi untuk membandingkan