×

blog/mengenal-6-komponen-ac-mobil-dan-fungsinya-042023

Mengenal 6 Komponen AC Mobil dan Fungsinya

20 Apr 2023

Mengenal komponen-komponen AC mobil sangat penting untuk dilakukan oleh pemilik kendaraan roda empat. Sebab hal ini dapat membantu pemilik kendaraan dalam melakukan pemeliharaan dan perawatan serta lebih mudah mengidentifikasi jika terjadi masalah pada bagian tersebut.

Salah satu pengetahuan yang perlu diketahui bahwa komponen AC mobil berbeda dengan pendingin lainnya. Daya yang dioperasikan untuk menyalakan AC menggunakan tenaga mesin kendaraan.

Alhasil kamu tidak boleh sembarang menginstal komponen alat pendingin lain di AC kendaraan agar tidak gampang soak. Oleh karena itu, penting bagi pengemudi dan pemilik kendaraan untuk memiliki pengetahuan yang memadai tentang komponen-komponen AC mobil. 

Baca Juga: 10 Menit Auto Lancar! Ini Tips Belajar Parkir Paralel Untuk Pemula

Apa saja? Berikut 6 komponen utama sistem AC mobil beserta fungsi masing-masing:

 

1. Kompresor

Kompresor bertanggung jawab untuk memampatkan refrigeran dalam sistem AC mobil. Ketika refrigeran dipadatkan, suhu dan tekanannya meningkat, sehingga membuatnya siap untuk digunakan dalam sirkulasi pendingin. 

Salah satu komponen yang penting ini berfungsi sebagai pompa yang menggerakkan refrigeran ke dalam sistem AC mobil.

2. Kondensor

Kondensor berfungsi untuk mendinginkan refrigeran yang telah dipanaskan oleh kompresor. Letaknya ada di bagian depan mobil dan memiliki serangkaian pipa dan sirip pendingin dan udara yang melintas di sekitar kondensor akan membantu menurunkan suhu refrigeran.

 

3. Receiver/ Dryer

Receiver/ dryer berfungsi untuk menyimpan refrigeran cair dan memisahkan uap air dari sistem AC. Komponen ini berfungsi sebagai penyaring yang menghilangkan kotoran dan partikel dari refrigeran sebelum dikirim ke evaporator.

 

4. Evaporator

Evaporator terletak di dalam kabin mobil dan berfungsi untuk menghilangkan panas dari udara dalam kabin mobil. Evaporator memiliki serangkaian pipa yang berisi refrigeran cair yang menguap ketika udara panas melewatinya dan menghasilkan udara dingin yang akan dialirkan.

 

5. Expansion Valve

Expansion valve berfungsi untuk mengatur aliran refrigeran ke dalam evaporator. Fungsinya untuk mengurangi tekanan refrigeran yang masuk sehingga memungkinkan refrigerant untuk menguap dan mengambil panas dari udara di dalam kabin mobil.

 

6. Pipa-pipa dan selang

Pipa-pipa dan selang menghubungkan semua komponen dalam sistem AC mobil dan mengalirkan refrigeran dari satu komponen ke komponen lainnya. Komponen ini dirancang agar tahan terhadap tekanan dan suhu tinggi. 

Baca Juga: Ada Lebih Dari 500 Tempat Charger Mobil Listrik di Indonesia, Berapa Biaya untuk Sekali Isi?

Tidak hanya itu saja, pipa-pipa dan selang ini juga harus bebas dari kebocoran atau kerusakan yang dapat menyebabkan kebocoran refrigeran.

 

7. Bagian yang sering bermasalah

Salah satu komponen AC mobil yang paling sering bermasalah adalah kompresor. Hal ini disebabkan karena kompresor berfungsi sebagai pompa yang menggerakkan refrigeran ke dalam sistem AC mobil dan juga memiliki peran penting dalam mengatur tekanan dan suhu. 

Kompresor dapat mengalami kebocoran refrigeran atau kerusakan pada bagian-bagian internal seperti piston atau klep, yang dapat menyebabkan kerusakan pada sistem AC mobil secara keseluruhan. 

Baca juga: Begini Tips Biar Mobil LCGC Kuat Nanjak dan Jalan Jauh

Selain itu, kompresor juga dapat mengalami kerusakan atau kegagalan karena kurangnya pelumasan yang cukup atau pemakaian yang berlebihan. 

Oleh karena itu, perawatan dan pemeliharaan yang tepat pada kompresor sangatlah penting untuk menjaga kinerja dan keandalan sistem AC mobil. Namun tetap penting untuk memperhatikan parts lainnya, ya.

Kunjungi mobbi dan temukan mobil idamanmu atau informasi serta tips-tips otomotif menarik lainnya! mobbi juga bisa diakses melalui aplikasi dengan mengunduhnya di Play Store atau App Store.

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambahkan 0 Mobil

Tambahkan 1 mobil lagi untuk membandingkan