×

blog/mau-liburan-ke-luar-negeri-mudah-kok-cara-urus-sim-internasional-112022

Mau Liburan Ke Luar Negeri? Mudah Kok Cara Urus SIM Internasional

25 Nov 2022

Buat kamu yang berencana liburan ke luar negeri dan enggan berkeliling menggunakan transportasi umum melainkan lebih memilih untuk mengendarai kendaraan sendiri, pastikan sudah memiliki Surat Izin Mengemudi atau SIM internasional, ya.

SIM internasional sendiri adalah SIM untuk mengemudikan kendaraan yang berlaku secara Internasional dengan SIM yang berlaku di negara yang menerbitkan SIM Internasional tersebut. 

SIM internasional berlaku di 92 negara-negara yang mematuhi atau mengakui, menandatangani, mensukseskan dan meratifikasi Konvensi Wina Tahun 1968.

Baca juga: Pelat RF Akan Ditertibkan Kapolri Demi Kenyamanan di Jalan

Nah, agar tidak menjadi pelanggar lalu lintas di negara orang, yuk bikin SIM internasional dulu. Tapi sebelum itu, yuk pahami dulu jenis-jenisnya.

 

Jenis SIM internasional

Terdapat beberapa jenis SIM internasional yang berlaku, berikut daftarnya.

1. Golongan A: Sepeda motor dengan atau tanpa gandengan, kendaraan khusus untuk orang cacat dan kendaraan bermotor roda tiga dengan berat kosong tidak lebih dari 400 kilogram.

2. Golongan B: Mobil penumpang yang dapat mengangkut paling banyak 8 penumpang termasuk pengemudi, atau mobil pengangkut barang dengan berat maksimum tidak melebihi 3.500 kilogram. Kendaraan ini boleh menarik gandengan (trailer) ringan.

3. Golongan C: Kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkut barang dengan berat maksimum yang diizinkan lebih dari 3.500 kilogram. Kendaraan jenis ini boleh menarik trailer ringan.

4. Golongan D: Kendaraan bermotor yang digunakan untuk mengangkut penumpang dengan jumlah termasuk pengemudi lebih dari 8 orang. Kendaraan jenis ini boleh menarik trailer ringan.

5. Golongan E: Kendaraan bermotor yang termasuk dalam golongan B, C dan D dan diperbolehkan menarik gandengan (trailer) yang tidak ringan.

Jadi, jika kamu berencana mengendarai mobil berjenis MPV, SUV, atau sepeda motor, kamu bisa membuat SIM internasional golongan B atau A. Nah, berikut cara membuatnya.

 

Cara membuat SIM internasional

Sebelumnya, ada beberapa dokumen yang harus kamu lampirkan sebagai persyaratan, yaitu:

1. SIM A atau C asli yang masih berlaku.

2. Dokumen paspor yang masih berlaku.

3. e-KTP asli yang masih berlaku.

4. Bagi WNA (warga negara asing) wajib melampirkan KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) yang berlaku.

Apabila semua persyaratan tersebut sudah kamu lengkapi, kamu hanya tinggal mengikuti proses pembuatan dan membayarkan biaya resmi yang dibutuhkan.

1. Lakukan pendaftaran melalui https://siminternasional.korlantas.polri.go.id/, pembayaran bisa dilakukan dengan metode cashless atau non tunai. Biaya pembuatan SIM internasional baru adalah Rp 250.000. Sementara untuk biaya perpanjangan SIM internasional Rp 225.000.

2. Simpan dan bawalah hasil cetak atau tangkapan layar sebagai bukti pendaftaran dan bukti pembayaran untuk ditujukan saat verifikasi di kantor SIM.

3. Setelah itu, kunjungi Kantor Korps Lalu Lintas Polri Gedung SIM Internasional untuk mengambil nomor antrian dan melakukan verifikasi dokumen.

4. Jika verifikasi dokumen dan data valid, selanjutnya kamu perlu melakukan proses identifikasi seperti pengambilan foto, pengambilan sidik jari dan tandatangan.

5. Terakhir, kamu hanya tinggal mengambil hasilnya secara langsung. 

Pelayanan SIM internasional sendiri tersedia pada hari Senin-Sabtu pada pukul 08.00-15.00 WIB. 

 

SIM Indonesia di luar negeri

Nah, buat kamu yang ingin berlibur ke negara-negara yang menjadi bagian dari ASEAN, kamu bisa menggunakan SIM Indonesia sebagai pengganti dan pelengkap SIM internasional, lho!

Baca juga: Bea Balik Nama Mobil Bekas Bakal Dihapus, Kapan Mulai Berlaku?

Ya, SIM Indonesia bias digunakan di kawasan ASEAN, sesuai dengan Agreement on the Recognition of Domestic Driving License Issued by ASEAN Countries yang ditandatangani pada tanggal 7 September 1985 di Malaysia.

Dalam kesepakatan tersebut, masing-masing negara sudah menerima surat izin mengemudi lokal untuk dipakai dengan jumlah aturan waktu di negara tujuan.

Sebut saja di Singapura, SIM Indonesia bisa digunakan di negara tersebut selama maksimal 12 bulan. Lebih dari batas waktu tersebut, kamu diwajibkan untuk membuat surat izin mengemudi lokal. 

Baca juga: Dimulai Dari Operasi Simpatik, Bagaimana Aturan Penghapusan Tilang Manual?

Sedangkan di Malaysia, penggunaan SIM Indonesia harus disertakan dengan SIM internasional sebagai dokumen resmi yang melengkapi aturan mengemudi di sana. 

Selain ASEAN, Australia menjadi negara lainnya yang mengizinkan penggunaan SIM Indonesia, dengan catatan SIM harus diterjemahkan terlebih dahulu ke kantor KBRI (Kedutaan Besar RI) di Canberra atau ke kantor KJRI (Konsulat Jenderal RI) di Sydney.

Nggak cuma itu, di Amerika Serikat SIM Indonesia juga diterima sebagai syarat sah mengemudi! Di negara bagian Maryland, SIM Indonesia juga boleh digunakan selama 30 hari sejak tanggal kedatangan. 

Baca juga: Masa Berlakunya Habis, Begini Cara Perpanjang SIM Online

Penggunaan SIM Indonesia juga diperbolehkan di negara bagian California. Kamu hanya perlu menunjukkan SIM Indonesia kepada petugas yang memeriksa di sana.

Jadi, sebelum membuat, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu apakah negara yang akan kamu kunjungi memerlukan SIM internasional sebagai syarat sah untuk mengemudi atau tidak. 

Setelah itu, bila ternyata kamu diwajibkan untuk memiliki SIM internasional, jangan lupa untuk mengurus pembuatannya sebelum berangkat, ya!

Baca juga: mobbi dari Astra, Beli Mobil Bekas Langsung Dapet Asuransi Gratis dan Diskon 2 Juta!

Mau informasi dan tips-tips lainnya, atau sedang mencari mobil bekas berkualitas? Kunjungi mobbi, ya! mobbi juga bisa diakses melalui aplikasi dengan mengunduhnya di Play Store atau App Store.

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambahkan 0 Mobil

Tambahkan 1 mobil lagi untuk membandingkan