×

blog/ini-dia-perbedaan-kampas-rem-cakram-dan-tromol-serta-cara-kerjanya-012023

Ini Dia Perbedaan Kampas Rem Cakram dan Tromol serta Cara Kerjanya

13 Jan 2023

Secara umum, saat ini terdapat dua jenis kampas rem yang biasanya digunakan pada kendaraan bermotor, yakni kampas rem cakram dan tromol. 

Sesuai dengan namanya, kampas rem cakram disematkan pada model rem cakram, sedangkan kampas rem tromol disematkan pada model rem tromol. Kedua model rem tersebut memiliki cara kerja yang berbeda, begitupun dengan kampasnya.

Baca juga: Harga Mobil dan Motor Listrik Makin Terjangkau dengan DP 0% dari OJK

Maka dari itu, untuk mengetahui cara kerja kampas rem cakram dan tromol, kamu harus terlebih dahulu mengetahui cara kerja dari kedua model rem tersebut. 

 

Cara kerja kampas rem cakram

Pada rem cakram, penggerak kampas terdiri dari piston, tuas, dan fluida berupa minyak rem. Sama seperti namanya, model rem ini mengandalkan penjepitan piringan cakram pada roda mobil. 

Ketika pedal rem diinjak, master rem akan mendorong minyak rem supaya mengalir ke piston. Kemudian kapiler akan mendorong piston untuk bergerak dan membuat kampas menjepit cakram, dengan begitu kecepatan roda mobil akan melambat.

Baca juga: Ciri Kompresor AC Mobil Lemah yang Membuatnya Tidak Dingin

Model rem ini cocok digunakan pada mobil-mobil modern, seperti mobil sport, dan mobil lainnya dengan kubikasi mesin yang besar.

 

Cara kerja rem tromol

Model rem yang satu ini mengandalkan gesekan kampas dengan tromol. Komponen utamanya adalah silinder roda, kampas rem, dan tromol rem. Tromol sendiri adalah komponen yang berbentuk serupa mangkuk dan akan berputar sesuai putaran roda.

Ketika pedal rem diinjak, minyak rem akan mendorong piston, sehingga kampas akan bergerak. Kampas kemudian akan menekan tromol yang mengakibatkan gaya gesek untuk melambatkan laju roda mobil.

Baca juga: Sistem Jalan Berbayar Bakal Ada di Jakarta, Ini 25 Lokasi dan Tarifnya

Rem tromol biasanya memiliki kampas yang lebih lebar, sehingga menghasilkan daya pengereman yang kuat dan juga lembut. Model rem ini cocok digunakan untuk mobil-mobil besar, seperti bus dan truk.

 

Mana yang lebih baik?

Rem cakram unggul karena desainnya yang cenderung lebih terbuka dibandingkan rem tromol. Desain ini membuat proses pendinginan rem, baik piringan maupun kampas rem, lebih optimal dan cepat.

Karena hal tersebut, rem cakram kerap digunakan pada roda depan mobil atau motor. Hal ini dilakukan karena rem depan kendaraan cenderung bekerja lebih keras, terutama saat kendaraan melaju dalam kecepatan yang tinggi.

 

Rem cakram digunakan pada mobil balap

Bahkan, pada mobil atau motor balap, seluruh sistem pengereman menggunakan cakram berbahan ceramics atau carbon fiber guna mengurangi panas dan bobot. Bentuknya yang terbuka juga mempermudah akses untuk servis atau memeriksa kondisinya.

Baca juga: Cara Merawat dan Memperbaiki Speedometer Mobil

Namun, bentuknya terbuka itu juga membawa kekurangan pada rem cakram, yakni menjadi lebih mudah kotor. Kekurangan lain dari rem cakram adalah cenderung lebih mahal diproduksi dan diservis.

Terakhir, karena kampas rem tidak menutupi cakram, daya pengeremannya tidak sekuat rem tromol dan cenderung lebih cepat aus karena metode penjepitan membuat penekanan kampas menjadi besar.

Sekarang sudah nggak bingung lagi kan dengan perbedaan cara kerja rem cakram dan rem tromol? Dengan begitu, kamu juga jadi lebih paham bagaimana kampas rem bekerja pada kedua model rem tersebut.

Baca juga: Parade Promo Seru, Tukar Tambah Mobil di mobbi Bisa Dapet Cashback Rp 3 Juta!

Untuk informasi dan tips-tips menarik lainnya, kunjungi mobbi, ya! mobbi juga bisa diakses melalui aplikasi dengan mengunduhnya di Play Store atau App Store.

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambahkan 0 Mobil

Tambahkan 1 mobil lagi untuk membandingkan