×

blog/fungsi-booster-rem-mobil-dan-cara-kerjanya-082023

Fungsi Booster Rem Mobil dan Cara Kerjanya

23 Agu 2023

Booster rem mobil merupakan salah satu komponen penting dalam sistem keselamatan kendaraan. Booster rem adalah bagian dari sistem pengereman yang berperan sangat vital. 

Hal ini memungkinkan pengemudi melakukan proses pengereman yang efektif tanpa perlu energi besar. Dari segi keamanan, cara kerja pengereman seperti ini sangat aman dan efektif. 

Booster rem berfungsi untuk membantu memberikan keringanan kepada pengemudi saat menginjak pedal rem. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang booster rem mobil, antara lain:


Apa itu booster rem?

Booster rem, yang juga dikenal sebagai brake booster, adalah komponen pada sistem pengereman mobil yang dirancang untuk memberikan bantuan kepada pengemudi dalam melakukan pengereman dengan lebih mudah. 

Fungsinya mirip dengan "tenaga tambahan" yang membantu pengemudi saat menginjak pedal rem. Booster rem menggunakan perbedaan tekanan udara atau tekanan hidrolik untuk menghasilkan gaya tambahan pada pedal rem, sehingga membuat pengereman lebih efisien.



Fungsi dan manfaat

Lantas apa saja fungsi booster rem mobil?


1. Pengereman yang lebih ringan

Fungsi utama booster rem adalah mengurangi usaha yang dibutuhkan untuk menekan pedal rem. Dengan bantuan booster, pengemudi dapat melakukan pengereman yang lebih kuat dengan tekanan pedal yang lebih ringan. 

 

2. Meningkatkan keselamatan

Dengan pengereman yang lebih efisien, booster rem berkontribusi pada peningkatan keselamatan di jalan. Pengemudi dapat merespons situasi darurat dengan lebih cepat dan efektif.

 

3. Kontrol yang lebih baik

Booster rem membantu pengemudi mengontrol pengereman secara lebih presisi, terutama dalam situasi berbahaya di jalan.

 

Jenis booster 

Terdapat dua jenis booster rem yang umum digunakan. Kedua jenis tersebut adalah vakum booster dan juga hydro boost. Berikut penjelasannya.

 

Vakum booster

Booster ini menggunakan perbedaan tekanan udara antara ruang vakum di dalam booster dan atmosfer luar. Ketika pengemudi menginjak pedal rem, udara di dalam booster dikompresi, menghasilkan tekanan yang memudahkan pengereman.

 

Hydro-boost

Jenis ini menggunakan tekanan dari sistem cairan hidrolik, seperti power steering, untuk membantu pengereman. Hydro-boost sering ditemukan pada mobil-mobil dengan sistem pengereman hidrolik.

 

Cara kerja dua jenis booster rem

Berikut cara kerja dar jenis-jenis booster rem mobil.

 

Vakum booster

Ketika pengemudi menekan pedal rem, katup vakum membuka, memungkinkan udara masuk ke dalam booster yang semula dalam keadaan hampa udara. Tekanan udara meningkat di dalam booster, dan ini membantu mendorong piston master silinder rem.

 

Hydro-boost

Booster ini mengambil tekanan hidrolik dari sistem power steering. Ketika pengemudi menginjak pedal rem, cairan hidrolik mengalir ke booster, dan tekanan ini diteruskan ke master silinder rem.

 

Cara engecek booster Rem

Mengecek kondisi booster rem adalah bagian penting dari pemeliharaan kendaraan. Cara yang sederhana adalah dengan menyalakan mesin mobil dalam kondisi diam beberapa saat kemudian dimatikan kembali. 

Baca juga: Mulai dari SUV hingga MPV, Segini Harga Mobil Second Keluaran Tahun 2018

Kemudian injak pedal rem beberapa kali. Pada tekanan pertama, pedal mungkin terasa lebih keras karena udara di dalam booster telah tersedot. Namun, pada tekanan berikutnya, pedal seharusnya menjadi lebih lunak karena booster telah bekerja.

Lalu rasakan apakah ada perubahan injakan pedal rem saat mesin mobil dinyalakan. Jika pedal rem terasa turun atau lebih empuk setelah mesin dinyalakan, maka booster rem masih berfungsi dengan baik. Namun, jika pedal rem terasa keras dan tidak ada perubahan saat mesin dinyalakan, maka booster rem mungkin mengalami kerusakan.

Baca juga: Mitsubishi XForce Resmi Rilis di Indonesia, Pertama di Dunia!

Jika kamu lebih paham teknis, kamu bisa memeriksa kebocoran pada selang vakum atau sistem hidrolik jika menggunakan hydro-boost. Kebocoran sendiri bisa terjadi karena karetnya sudah getas sehingga tekanan udara menekan bantalan membran karet. 

Tekanan udara vakum yang bocor bisa jadi kembali ke pedal rem yang membuatnya keras sewaktu diinjak. Jika kamu mendapati hal tersebut, segera cek di bengkel terpercaya.

Mau tau lebih banyak fakta unik dan tips-tips menarik? Download Mobbi sekarang! Akses mobbi sekarang juga melalui aplikasi dengan mengunduhnya di Play Store atau App Store!

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambahkan 0 Mobil

Tambahkan 1 mobil lagi untuk membandingkan