×

blog/detail-kenaikan-harga-bbm-dan-dampaknya-di-masyarakat-092022

Detail Kenaikan Harga BBM dan Dampaknya di Masyarakat

06 Sep 2022

Kenaikan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) diyakini menimbulkan sejumlah dampak bagi masyarakat Indonesia.

Per 3 September 2022 lalu harga BBM jenis Pertalite yang semula sebesar Rp 7.650 per liter naik menjadi Rp 10.000 per liter.Sementara harga BBM jenis solar yang saat ini sebesar Rp 5.150 per liter, naik menjadi Rp 6.800 per liter. 

Berbagai faktor menjadi penyebab kenaikan harga BBM, mulai dari subsidi yang membengkak hingga subsidi yang tidak tepat sasaran.

Baca juga:Tips Mengemudi Hemat BBM saat Perjalanan Jauh

Diketahui lebih dari 70% subsidi justru dinikmati oleh golongan masyarakat mampu yaitu, pemilik mobil pribadi.

Lantas, apa saja dampak kenaikan harga BBM?

 

Tingkat inflasi bisa melejit hingga 6%

Dikutip dari Kontan, menurut Analis Makroekonomi Bank Danamon Indonesia Irman Faiz, dampak kenaikan harga BBM salah satunya adalah tingkat inflasi yang diperkirakan akan melejit pada akhir tahun ini. 

Baca juga: Beli Mobil Bekas Berkualitas Mobil Baru, Memang Bisa?

Bahkan, peningkatan inflasi tidak akan berhenti sampai setidaknya paruh pertama tahun 2023. Akhir tahun 2022, inflasi umum bisa tembus ke 6,1% YoY. Inflasi akan terus meningkat dan puncaknya pada kuartal II-2022, inflasi bisa mencapai 7,4% YoY.

Selain inflasi umum, diperkirakan inflasi inti atau inflasi secara fundamental bisa terkerek pada tahun 2022 dan akan berada di level 5% YoY.

Dengan meningkatnya inflasi inti, diperkirakan BI (Bank Indonesia) akan lebih agresif dalam meningkatkan suku bunga acuannya.

Baca juga: Biar Makin Kinclong, Segini Biaya Detailing Mobil

Setelah pada bulan lalu BI menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps), kemungkinan hingga akhir tahun BI akan menaikkan suku bunga lebih dari 100 bps lagi.

 

Tarif angkutan darat bisa naik 

Menurut Ketua Umum Organisasi Angkutan Darat (Organda) Adrianto Djokosoetono, pelaku usaha angkutan darat bakal menaikkan tarif jasa, menyusul keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). 

Khususnya untuk angkutan kelas non ekonomi atau yang tarifnya tidak diatur oleh pemerintah. Kenaikan harga diprediksi antara 7-25%, bergantung jenis angkutannya.

Baca juga: Kondisi yang Bisa Bikin Harga Mobil Bekas Jatuh

Sementara itu, dampak naiknya harga BBM bersubsidi pada moda transportasi laut, udara, dan kereta api kelas ekonomi tidak terlalu signifikan.

 

Kenaikan biaya produksi dan pangan

BBM sangat diperlukan untuk operasional perusahaan, sehingga jika harganya kian mahal akan membebani biaya produksi hampir seluruh sektor dan lini bisnis. Akibatnya, harga produk akhir ikut meroket, termasuk harga pangan.

Ya, harga sejumlah komoditas pangan diprediksi naik dalam waktu dekat karena ada perhitungan biaya logistik dari tempat produksi ke pasar. Komoditas yang rentan alami kenaikan seperti beras dan aneka cabai.

 

Biaya logistik naik

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, naiknya harga BBM berimbas pada biaya jasa angkut logistik. Hal tersebut terjadi karena kendaraan kargo menggunakan Solar atau Pertalite yang alami kenaikan masing-masing 32% dan 31%.

Baca juga: Beli Mobil Bekas, Memang Bisa Perpanjang STNK tanpa KTP?

Selain itu, harga maintenance dan spare part juga berpotensi alami kenaikan. Pasalnya, naiknya harga BBM diyakini juga akan mendongkrak ongkos produksi dan pengiriman spare part kepada pengusaha atau pemilik truk.

 

Meningkatnya angka pengangguran dan kemiskinan

Dampak naiknya harga BBM selanjutnya adalah meningkatnya angka pengangguran. Perusahaan memerlukan BBM untuk mendukung operasional. Dengan naiknya harga BBM, artinya biaya operasional juga ikut melambung.

Akibatnya, perusahaan akan menekan biaya operasional salah satunya dengan menghentikan rekrutmen karyawan baru hingga Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Baca juga: Ketahui 7 Penyebab Tarikan Mobil Terasa Berat

Alhasil, angka pengangguran meningkat yang tentunya juga akan menambah tingkat kemiskinan di Indonesia. Bahkan, tidak menutup kemungkinan timbulnya kekacauan hingga demo akibat meningkatnya angka pengangguran dan dan kemiskinan.

 

Promo isi BBM dari mo88i

Meski harga BBM kerap alami kenaikan, jangan ragu buat beli mobil, ya! Soalnya, beli mobil di mo88i (baca: Mobi) bisa bantu ringankan beban jajan bensin dengan potongan langsung sebesar Rp 1 juta dengan PROMO1JUTA dan cashback AstraPay Rp 1 juta.

Cashback tersebut bisa kamu gunakan melalui aplikasi AstraPay untuk melakukan pembayaran di seluruh SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar) yang sudah mendukung sistem pembayaran QRIS. Untung banget, kan?

Baca juga: Solar Bersubsidi Ternyata Berdampak Buruk Buat Mobil Diesel

Jadi, yuk beli mobil di mo88i sekarang! Pilihan unitnya banyak, proses transaksinya transparan! mo88i juga bisa diakses melalui smartphone dengan mengunduhnya di Play Store atau App Store.

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambahkan 0 Mobil

Tambahkan 1 mobil lagi untuk membandingkan