×

blog/aturan-ganjil-genap-untuk-mengurai-kemacetan-apa-itu-aturan-ganjil-genap-jakarta-dan-bagaimana-penerapannya-012023

Aturan Ganjil-Genap untuk Mengurai Kemacetan: Apa itu Aturan Ganjil-Genap Jakarta dan Bagaimana Penerapannya?

16 Jan 2023

Ganjil genap Jakarta dicetuskan sebagai solusi kemacetan yang terjadi di ibukota. Padatnya kendaraan di jalan membuat kemacetan terjadi dimana mana. Pemerintah memberlakukan sistem ganjil genap di ruas-ruas jalan tertentu. 

Namun ternyata banyak masyarakat yang masih belum memahami, apa itu aturan ganjil genap dan bagaimana penerapannya?

 

Penerapan aturan ganjil genap

Jadi aturan ganjil genap, adalah sebuah pembatasan kendaraan di ruas ruas jalan tertentu berdasarkan nomor plat kendaraannya.

Baca juga: Bukan Cuma Ditilang, Pakai Pelat Nomor Palsu Terancam Pidana

Biasanya akan diberlakukan sesuai dengan tanggal di hari itu. Contohnya, jika hari ini adalah tanggal 4 Desember maka kendaraan dengan nomor plat berakhiran genap dapat melintas di ruas ruas jalan yang menerapkan aturan ganjil genap.

Sebaliknya, jika di tanggal ganjil, maka nomor plat berakhiran ganjil yang diijinkan melintas. Dengan begitu jelas bahwa plat kendaraan yang tidak sesuai akan diminta putar balik dan tidak diizinkan melintasi di kawasan ganjil genap.

 

Daftar ruas ganjil genap

Aturan ganjil genap diterbitkan menggantikan kebijakan 3 in 1 yang dulu berlaku di Jakarta, dan penerbitan aturan ini dituangkan dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No 164 Tahun 2016 disebutkan ruas jalan yang memberlakukan ganjil genap adalah:

1. Jalan Medan Merdeka Barat.

2. Jalan MH Thamrin.

3. Jalan Jenderal Sudirman.

4. Jalan Sisingamangaraja.

Sebagian Jalan Jenderal Gatot Subroto antara persimpangan Jalan Jenderal Gatot Subroto mulai dari Gerbang Pemuda sampai dengan persimpangan Jalan HR Rasuna Said pada jalan umum.

Baca juga: Pelat RF Akan Ditertibkan Kapolri Demi Kenyamanan di Jalan

Kebijakan ini berlaku Senin–Jumat, kecuali hari libur nasional pada 07.00 – 10.00 WIB dan 16.00–20.00 WIB.

Berdasarkan kepentingannya, ada jenis kendaraan yang dikecualikan dari peraturan ganjil genap ini, yakni:

1. Kendaraan Pimpinan Lembaga Negara Republik Indonesia yakni:
- Presiden/Wakil Presiden.
- Ketua MPR / DPR / DPD.
- Ketua MA / MK / KY.

2. Kendaraan Pimpinan dan Pejabat Negara Asing serta Lembaga Internasional;

3. Kendaraan dinas berplat dinas;kendaraan Pemadam kebakaran;

4. Kendaraan ambulans;

5. Kendaraan angkutan umum dengan plat berwarna kuning;

6. Angkutan barang;

7. Sepeda motor;

8. Kendaraan untuk kepentingan tertentu antara lain:
- Kendaraan Bank Indonesia.
- Kendaraan bank lainnya.
- Kendaraan untuk pengisian Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Pergub ini beberapa kali diubah sesuai dengan situasi dan kondisi yang terjadi. Contohnya saat perhelatan besar Asian Games dan Asian Para Games tahun 2018. 

Diterbitkan Pergub No 77 Tahun 2018 tentang "Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap Selama Penyelenggaraan Asian Games 2018" dan berlaku dari 1 Agustus sampai 2 September 2018.

Baca juga: Bea Balik Nama Mobil Bekas Bakal Dihapus Kapan Mulai Berlaku

Perbedaan Pergub ini dengan Pergub sebelumnya adalah dalam hal penambahan kriteria kendaraan yang dikecualikan dan penambahan ruas jalan ganjil-genap.

Selain itu waktu pemberlakuan ganjil genap selama 15 jam dari pukul 06.00 – 21.00 WIB untuk setiap hari (termasuk hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional). 

Kebijakan ini akhirnya diperpanjang secara permanen mulai tanggal 2 Januari 2019 melalui Pergub No 155 Tahun 2018 karena memberikan dampak positif. Namun ternyata Pergub tersebut bukanlah perubahan terakhir yang dilakukan. 

 

Aturan ganjil genap sebagai dukungan terhadap peningkatan kualitas udara

Menanggapi isu polusi udara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 9 September 2019, kembali menerbitkan Peraturan Gubernur No. 88 Tahun 2019.

Baca juga: Lokasi Kamera ETLE di Jakarta, Ada Dimana Saja? 

Pergub tersebut membahas mengenai "Perubahan Atas Peraturan Nomor 155 Tahun 2018 Tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil Genap”. 

Hal ini dilakukan guna memberikan solusi atas permasalahan polusi udara di Jakarta yang mendapat Peringkat 1 Kualitas Udara Terburuk versi Airvisual. Isi dari Pergub disesuaikan demi mewujudkan kualitas udara yang lebih baik. 

Penyesuaian tersebut antara lain dengan  penambahan beberapa hal seperti kriteria pengecualian ganjil genap pada mobil listrik dan penambahan 16 ruas jalan baru. 

Aturan ganjil genap ini memiliki banyak manfaat dan memberikan dampak positif bagi lalu lintas di Jakarta.

Baca juga: mo88i Berubah Nama menjadi mobbi, Yuk Kenalan Lagi!

Dalam memilih mobil, sebaiknya memilih mobil yang ramah lingkungan untuk mendukung udara yang baik.

Kini mencari beragam jenis mobil tidak perlu repot lagi karena di mobbi ada beragam jenis mobil bekas yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu. 

Download aplikasi mobbi di Play Store dan App Store untuk mendapatkan banyak informasi dan referensi seputar mobil yang Kamu butuhkan.

Bandingkan Mobil (0)

Berhasil ditambahkan 0 Mobil

Tambahkan 1 mobil lagi untuk membandingkan